Riko Simanjuntak Persembahkan Penghargaan AFF Untuk Insan Sepakbola Indonesia



ZAGS -- Pemain sayap Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, membawa pulang penghargaan dari AFF Awards 2019 dari Hanoi, Vietnam, setelah masuk dalam daftar AFF Best Starting XI in AFF Suzuki Cup 2018. Riko Simanjuntak merasa bangga dan mengungkapkan dedikasi penghargaan itu untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik.

Dilansir dari laman bola.com, Riko Simanjuntak terpilih ke dalam 11 pemain terbaik Piala AFF 2018 itu sebagai pemain sayap, mengisi lini depan bersama Norshahrul Idlan Talaha dari Malaysia dan Nguyen Quang Hai dari Vietnam. Riko pun mengucapkan isi hatinya setelah menerima penghargaan itu.

"Penghargaan luar biasa dalam karier saya. Penghargaan ini tidak bisa dibayangkan sebelumnya. Saya bisa berada di sini. Sekali lagi ini merupakan pencapaian yang luar biasa dalam karier saya," ujar Riko Simanjuntak seperti dilansir dari situs resmi Persija.

"Saya mempersembahkan penghargaan ini untuk semua elemen sepak bola Indonesia dan ini juga menjadi pendorong agar sepak bola Indonesia lebih baik lagi ke depannya," lanjut pemain bertubuh mungil tapi berkaki cepat itu.

Pemain asal Sumatra Utara ini juga berharap penghargaan di AFF Awards makin memacunya untuk berprestasi lebih baik ke depan dan bisa menularkan potensinya untuk kemajuan sepak bola nasional.
“Penghargaan ini tentu memberikan motivasi lebih untuk saya. Selain itu, dengan penghargaan ini saya tidak boleh puas agar nantinya bisa terus menggali potensi yang saya miliki saat ini, juga agar bisa berbuat lebih baik lagi di sepak bola Indonesia,” harapnya.

“Tentunya ini juga tidak lepas dari dukungan baik suporter Indonesia maupun Jakmania, termasuk teman-teman yang berjuang di lapangan termasuk di Persija,” tutupnya.

Selain Riko Simanjuntak yang mendapatkan penghargaan masuk dalam daftar 11 pemain terbaik di Piala AFF 2018, satu penghargaan yang dibawa pulang ke Indonesia adalah federasi sepak bola terbaik yang didapatkan oleh PSSI, yang diwakilkan oleh Sekretaris Jenderal Ratu Tisha Destria.

Editor        : Ryanuri Rifki Ramadhan
Foto        : Dok. Persija
Sumber    : bola.com
Share:

Sedang Dalam Tren Buruk, Valverde Tak Khawatir Masa Depan di Barcelona


ZAGS -- Ernesto Valverde membicarakan mengenai masa depannya setelah menuai hasil negatif di dua pertandingan Barcelona.

Ernesto Valverde buka suara mengenai beberapa hal di konferensi pers jelang laga Barcelona melawan Celta Vigo akhir pekan ini. Dikutip dari bolasport.com, Valverde membicarakan beberapa pemain Barca, serta mengenai masa depannya di Barcelona.

Banyak spekulasi mengenai masa depan mantan pelatih Athletic Bilbao itu, terlebih setelah skuad asuhannya gagal menang di dua pertandingan terakhir.

Tetapi Valverde tidak khawatir dengan situasinya saat ini, menurutnya ia dan Barcelona berada dalam kondisi yang baik-baik saja.

"Saya tidak khawatir, terlepas dari paham atau tidaknya saya akan kritik yang ada, karena memang selalu seperti itu," ujar Valverde, dikutip Zagsnews dari Sportstar.

"Saya pikir kami bermain bagus saat melawan Slavia, dan mungkin jika kami berhasil mencetak gol semua orang akan lebih tenang."

"Saya masih makan malam bersama Bartomeu, pihak klub selalu mendukung saya dan saya merasa terhormat karena itu," Valverde menambahkan.

Barca akan menjamu Celta Vigo pada Sabtu (9/11/2019) di pekan ke-13 Liga Spanyol musim 2019-2020. Kemenangan atas Celta Vigo akan menjaga mereka tetap di urutan teratas Liga Spanyol dan menjaga jarak dengan Real Madrid yang memilki poin sama namun kalah di selisih gol.

Editor        : Ryanuri Rifki Ramadhan
Foto        : twitter.com/Robertonical
Sumber    : bolasport.com
Share:

Praveen/Melati Gagal Melanjutkan Tren Positif di Fuzhou China Open 2019

ZAGS – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus terhenti langkahnya pada perempat final turnamen Fuzhou China Open 2019. Pertandingan babak perempat final tersebut berlangsung di Haixia Olympic Center, Jumat (8/11/2019). 

Turun sebagai unggulan ke-7 di turnamen BWF level 750 tersebut, Praveen/Melati menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 1-21 dalam tempo 36 menit. 

Dikutip dari situs kompas.com, sepanjang pertandingan pasangan ganda campuran Indonesia ini tampil di bawah tekanan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Praveen/Melati selalu tertinggal dalam perolehan poin atas pasangan Jepang tersebut di awal gim pertama. 

Meski demikian, Praveen/Melati tidak menyerah begitu saja. Sempat tertinggal 3-7 di awal, pasangan ganda campuran Indonesia tersebut mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 8-11 di interval gim pertama. Selepas turun interval pasangan Indonesia ini sempat meberikan angina segar kepada publik bulu tangkis Tanah Air usai mampu menyamakan poin menjadi 11-11.

Namun, Praveen/Melati harus kembali tertinggal 11-16 dari pasangan ganda campuran asal Jepang. Dominasi Yuta Watanabe/Arisa Higashino di gim pertama tidak mampu dibendung pasangan Indonesia. Akhirnya, mereka menutup gim pertama dengan skor 15-21. 

Gim kedua berlangsung lebih menarik dan kejar mengejar poin pun lebih banyak terjadi. Praveen/Melati mulai dapat mengimbangi permainan pasangan Jepang dengan sempat beberapa kali unggul dalam perolehan poin. Bahkan dalam interval gim kedua pasangan Indonesia berhasil mengamankan keunggulan dengan skor 11-9. 

Usai turun minum, unggulan ke-7 Indonesia itu sempat selalu unggul dari pasangan ganda campuran Jepang. Sampai pada akhir gim kedua justru tertikung dan mampu direbut oleh Yuta/Arisa pada skor 16-17. 

Sayang, Praveen/Melati tidak mampu kembali merebut keunggulan dan harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 21-18. Hasil ini membuat Praveen/Melati harus pulang lebih awal karena gagal melaju ke babak semifinal Fuzhou China Open 2019.

Editor        : Ryanuri Rifki Ramadhan
Foto        : Dok. Badminton Indonesia
Sumber    : kompas.com
Share:

Cukur Hongkong 4-0, Indonesia U-19 Kokoh di Puncak


ZAGS -- Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih kemenangan telak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Dalam pertandingan tersebut, anak asuh Fakhri Husaini ini berhasil mempercundangi skuad Hongkong dengan skor mencolok 4-0. 

Dikutip dari laman detik.com, permainan sisi sayap diungkapkan Fakhri sebagai kunci Indonesia membongkar pertahanan Hongkong. Ketika bertanding di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/11/2019) tim Merah Putih sempat mengalami kebuntuan pada 15 menit awal pertandingan. Alhasil gol pun baru tercipta pada menit ke-24 melalui kaki Amiruddi Bagas Kaffa yang berhasil mengecoh pemain bertahan Hongkong lewat pergerakannya.

Gol kedua Indonesia diciptakan oleh Muhammad Fajar Fathur Rachman meneruskan umpan manis Supriadi di menit ke-30. Timnas Merah Putih pun menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 2-0. 

Pada awal babak kedua, tidak banyak perubahan yang terjadi pada kedua tim. Indonesia tetap mengandalkan serangan sayap dan kolektifitas pemain. Pada menit ke-60, David Maulana memperbesar keunggulan melalui eksekusi bola mati yang cerdik. Kemudian dilengkapi dengan gol Amiruddin Bagus Kahfi di masa injury time.

Pelatih Fakhri merasa sangat bersyukur atas kemenangan Timnas Indonesia. Dia menyebut anak asuhnya bermain sesuai apa yang ia instruksikan dan meminimalisir adanya kesalahan sendiri.
“Pertama syukur alhamdulillah untuk laga kedua ini kami bisa kembali 3 poin. Tentu tambahan poin ini menjadi tambahan modal kami juga untuk laga terakhir melawan Korea Utara” kata Fakhri selepas laga. 

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pemain. Mereka bermain sesuai dengan skenario kami. Mereka bermain sesuai komitmen kami semua melawan tim Hongkong yang memiliki strategi pertahanan yang cukup baik. Mereka bermain amat kompak, 15 menit pertama mereka cukup rapi bisa mengorganisir pertahanannya.” 

“Kami memanfaatkan kelemahan mereka melalui lini sayapnya. Dua gol terjadi di babak pertama adalah kerja keras seluruh pemain, secara sabar bisa membongkar pertahanan mereka melalui sayap” dia menambahkan.  

Editor        : Ryanuri Rifki Ramadhan
Foto        : Antaranews
Sumber    : detik.com
Share:

Bak Tom and Jerry, Pasangan Remaja Cekcok di Depan Umum


ZAGS – Sosial media kembali digemparkan dengan video muda-mudi cekcok di kawasan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Video viral itu menampilkan sepasang remaja yang duduk di sepeda motor.
Video viral tersebut ditangapi oleh netizen di berbagai media sosial. Dikutip dari Solopos.com, unggahan pengelola akun Instagram @_infocegatansolo, Selasa (5/11/2019), si pria tampak membelakangi setang. Sementara si wanita duduk di bagian boncengan. Sepeda motor tersebut diparkir di trotoar sekitar Monumen Banjarsari.

Dari kejauhan, kedua orang tersebut tampak sedang adu mulut. Tidak jelas apa yang mereka katakan. Namun, video viral itu tetap mencuri perhatian warganet.

Sejumlah netizen memberikan komentar lucu untuk menanggapi video viral tersebut. Sementara sebagian lainnya malah bernostalgia masa pacaran dulu ketika mengobrol di pinggir jalan.

Melalui instagram, terdapat komentar “Siapa itu? Sopan banget pacaran di jalan,” komen @wati_maniz_044. Kemudian di twitter justru viral kata Tom and Jerry yang sudah digunakan 13.000 penggunanya, lalu komentarnya mengarah pada pasangan muda-mudi ini. “Buat kalian yang pacaran di depan umum layaknya Tom and Jerry dan enggak pernah akur, sedangkan pas personal contact berdua mesra dan romantisnya masyaallah,” imbuh @ivranssaragih.

Foto         : Istimewa
Editor         : Galih Bayu Aji
Source     : Solopos.com
Share:

Drama 8 Gol dan 2 Kartu Merah, Chelsea Vs Ajax Berbagi Poin


ZAGS - Pertandingan grub H UEFA Champione menyajikan laga sengit antara tuan rumah Chelsea melawan Ajax Amsterdam, Rabu (6/11/2019) dini hari. Delapan gol tercipta di pertandingan ini.
Adu gengsi kedua tim yang mayoritas pemainnya diisi oleh anak-anak muda berakhir dengan skor imbang 4-4.

Empat gol Chelsea dicetak oleh Jorginho (‘5,’71, keduanya lewat titik putih), Cesar Azpilicueta (’63), serta Reece James ('74). Sementara itu, gol-gol Ajax disumbangkan oleh Tammy Abraham (‘2, GDB), Quincy Promes (20'), Kepa Arrizabalaga (’35, GDB), dan Donny Van De Beek (‘55).
Ajax sempat bermain nyaman ketika tengah unggul 4-2 atas Chelsea. Namun petaka bagi Ajax terjadi di menit ke-68. Dua pemain bertahannya, yakni Daley Blind dan Joel Veltman harus menyudahi laga lebih awal karena mendapatkan kartu merah. 

Blind mendapatkan kartu merah usai melancarkan tekel keras kepada Abraham, sementara Veltman menerima kartu kuning keduanya di laga ini setelah dinyatakan handball di area terlarang. Derita Ajax semakin lengkap dengan hukuman penalti untuk mereka.

Jorginho yang dipercaya untuk mengeksekusi sepakan penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan berselang 4 menit, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan dengan Ajax melalui gol pemain berusia 19 tahun, Reece James.

Skor 4-4 pun bertahan hingga pertandingan Chelsea vs Ajax berakhir. Meski gagal meraih kemenangan, tidak lantas membuat Lampard merasa kecewa. Lampard justru melayangkan pujian kepada para pemain asuhannya yang telah menunjukkan semangat juang luar biasa di laga tersebut.
“Hari ini adalah hari yang gila, tidak terlalu banyak yang bisa saya bandingkan. Saya menyukai semangat serta karakter yang mereka (para pemain Chelsea) tunjukkan hari ini. Mereka layak mendapatkan pujian,” ucap Lampard, seperti dikutip dari BT Sport, Rabu (6/11/2019).



Susunan pemain Chelsea vs Ajax Amsterdam

Chelsea (4-2-3-1): 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta, 15-Kurt Zouma, 29-Fikayo Tomori, 3-Marcos Alonso (24-Reece James); 5-Jorginho, 17-Mateo Kovacic (23-Michy Batshuayi); 10-Willian, 19-Mason Mount (20-Callum Hudson-Odoi), 22-Christian Pulisic; 9-Tammy Abraham.
Cadangan: 4-Andreas Christensen, 7-N'Golo Kante, 13-Willy Caballero, 20-Callum Hudson-Odoi, 23-Michy Batshuayi, 24-Reece James, 47-Billy Gilmour.
Pelatih: Frank Lampard

Ajax Amsterdam (4-2-3-1): 24-Andre Onana; 12-Noussair Mazraoui, 3-Joel Veltman, 17-Daley Blind, 31-Nicola Tagliafico; 6-Donny Van De Beek, 21-Lisandro Martinez, 7-David Neres (2-Perr Schuurs), 22-Hakim Ziyech (4-Edson Alvarez), 11-Quincy Promes; 10-Dusan Tadic
Cadangan: 1-Bruno Varela, 2-Perr Schuurs, 4-Edson Alvarez, 9-Klaas-Jan Huntelaar, 15-Siem De Jong, 18-Razvan Marin, 28-Sergino Dest
Pelatih: Erik Ten Hag

Source     : Okezone.com
Editor : Galih Bayu Aji
Foto : Chelseafc.com

Share:

Arsip Blog

Recent Posts

Label